Religi

Hendaklah Hati Kita Seperti Orang Majus Jangan Seperti Herodes Kata-Katanya Manis Tetapi Hanyalah Topeng

Renungan Minggu 4 Januari 2026, Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK

SALVE bagimu para saudaraku yang terkasih dalam Kristus Tuhan. Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hari ini kita belajar dari dua respon HATI yang berbeda, yakni Herodes dan Orang Majus, di bawah bintang yang sama. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 2: 1 – 12, yakni orang-orang majus dari Timur. Dalam bacaan Injil hari ini, dikisahkan sebuah bintang Fajar. Bintang itu terbit bagi semua orang. Cahaya yang sama menyinari istana megah Herodes di Yerusalem, dan juga jalan berdebu orang-orang Majus dari Timur.

Firman nubuat tentang Mesias terbuka bagi ahli Taurat di Bait Allah, sama terbukanya bagi orang asing yang tekun mencari kebenaran. Namun, di bawah bintang yang sama, dua HATI memberi respons yang bertolak belakang, yakni:

Pertama_ Hati Herodes: Herodes melihat bintang dan mendengar tentang Raja yang baru lahir, sebagai ancaman. Kekuasaan, kemapanan, reputasi, semua gemetar. Responsnya adalah ketakutan yang disamarkan dengan tipu daya. Kata-kata manis supaya akupun dapat menyembah Dia hanyalah topeng.

Di baliknya tersembunyi niat gelap menyingkirkan Sang Raja yang tidak sesuai dengan skenario hidupnya.

Kedua Hati Orang Majus. Orang Majus melihat bintang yang sama sebagai undangan. Mereka meninggalkan kenyamanan, menempuh perjalanan panjang penuh ketidakpastian. Mereka datang dengan motivasi murni: Kami datang untuk menyembah Dia”. Mereka mempersembahkan harta terbaik, bukan sebagai transaksi, melainkan pengakuan: “Engkaulah Rajaku.” Setelah berjumpa dengan Yesus, mereka pulang melalui jalan lain, jalan yang diubah oleh penyembahan.

Bagaimana dengan kita? Bintang itu masih bersinar. Firman Kristus masih berkumandang. Apakah kita seperti Herodes, mengaku mengenal Tuhan, tetapi HATI dipenuhi kecemasan dan keinginan mengontrol Ataukah kita seperti Orang Majus, yang rela meninggalkan zona nyaman, mencari kebenaran, dan datang hanya untuk menyembah?

Ingatlah bahwa perjumpaan dengan Yesus selalu memisahkan dua HATI ini, yakni
Pertama_ Hati yang mempertahankan kerajaan diri akan melihat-Nya sebagai ancaman.
Kedua_ Hati yang haus kebenaran akan melihat-Nya sebagai sukacita dan jawaban.

Akhirnya, Natal ini biarkan cahaya bintang menguji HATI kita. Mungkin ada bagian “Herodes” dalam diri kita yang perlu kita akui, serahkan dan ubahkan.

Maka, mari kita bangkit seperti Orang Majus: dengan sukacita, penyembahan, dan kesediaan untuk berjalan di “jalan lain” yang telah diubahkan oleh KASIH Sang Raja. “Sebab ke mana pun bintang-Mu memimpin, Tuhan, aku akan mengikut, asal Engkau yang menjadi akhir dari setiap pencarian.”

Dan bila kita tidak memiliki emas, kemenyan, atau mur, seperti orang-orang Majus, kita tetap dapat mempersembahkan apa yang kita miliki, yang Tuhan tidak miliki, yakni dosa, kelemahan, beban hidup, serta sakit dan penyakit, agar berkat KASIH dan Kemurahan-Nya, kita disucikan, diringankan, serta disembuhkan oleh-Nya.

Pertanyaan refleksi

  1. Bagaimana HATI saya merespons kehadiran Kristus, sebagai ancaman bagi kenyamanan diri, atau sebagai undangan untuk menyembah?
  2. Apa “zona nyaman” atau “tahta kecil” yang masih saya pertahankan, dan berani saya lepaskan demi mengikuti jalan-Nya?
  3. Apakah saya sudah mempersembahkan yang terbaik atau justru kelemahan dan dosa saya, untuk diubahkan oleh kasih Sang Raja?
    Selamat berefleksi dan Selamat hari Raya Epifani Doa Singkat

Tuhan Yesus,
jadikan HATI kami seperti orang Majus, rela meninggalkan kenyamanan,
datang menyembah-Mu, dan pulang di jalan baru yang Engkau ubahkan.
Terimalah hidup kami apa adanya, agar Engkau menyucikan dan mengubahnya.
Bimbinglah langkah kami selalu mengikuti terang-Mu hingga akhir pencarian. Amin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan