Bupati Ende, Kampus Uniflor Tidak Mungkin Jadi Oposan Pemerintah Karena Dia Kampus Berdampak
ENDE,GlobalFlores.com – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H M.H mengatakan bahwa Kampus Uniflor tidak mungkin menjadi oposan pemerintah karena dia adalah kampus berdampak.
Hal ini dikatakan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda dalam sambutannya pada saat misa syukur Dies Natalis ke-45 Kampus Uniflor Ende di Auditorium H.J Gadi Djou,Kampus Uniflor Ende, Sabtu (19/6/2025).
“Kampus tidak mungkin jadi oposan dengan pemerintah karena dia adalah kampus berdampak. Dampaknya kemana, ya dampaknya ke masyarakat,”katanya.
Mengawali sambutannya, Bupati Yosef mengatakan bahwa dirinya tidak akan omong hal yang lain karena yang omong adalah saudara.
Bupati Yosef mengatakan bahwa dirinya sebenarnya telah dua kali mendapatkan undangan dari pihak Uniflor namun yang pertama tidak bisa hadir karena saat itu sibuk dengan persiapan menyambut Hari Lahir Pancasila.
“Diundang sudah dua kali, yang pertama pada saat wisuda, saya pingin hadir tapi sibuk karena pada saat itu menyambut Hari Lahir Pancasila. Jadi tidak bisa hadir, saya mohon maaf buat Bapak Lori dan segenap civitas akademika Uniflor,”katanya.
“Hari ini dan dari kemarin saya diundang saya dengan semangat hadir,”ujarnya.
Bupati Yosef mengatakan bahwa kalau bicara soal hari ulang tahun ada tiga hal yakni,
Yang pertama, soal gagasan besar dari pendirian lembaga ini.
Penggunaan nama Flores ini sangat penting dan menjadi beban kita. Bukan hanya beban bagi kalian semua namun juga bagi pemerintah. Bahwa kita harus bisa menjaga lembaga ini. Bisa membawa nama baik Flores kita ini kedepan.
“Kalau kita ingat soal gagasan besarnya maka tentu menjadi beban maka kedepannya harus bisa menjaga lembaga ini,”katanya.
Kedua,soal pencapaian, sudah ada 23 ribu alumni Uniflor dan 6 ribu mahasiswa yang ada sekarang ini.
Juga indeks pembangunan manusia kita, Ende menjadi salah satu kota yang dianggap unggul di bidang pendidikan. Penyumbang terbesar itu adalah Uniflor.
“Kalau soal pencapaian kita harus bangga bahwa Uniflor sudah tumbuh dengan baik selama 45 tahun ini,”katanya.
Ketiga, kita pada harapan bahwa Kampus Uniflor saat ini bukan lagi Kampus Merdeka namun telah menjadi kampus berdampak.
“Kalau kampus berdampak itu tentu tidak hanya ilmu yang dikejar tapi aksi nyata. Kalau bicara aksi nyata maka kampus harus jadi mediator dan kolaborator dengan pemerintah,”ujarnya.
“Kampus tidak mungkin jadi oposan dengan pemerintah karena dia adalah kampus berdampak. Dampaknya kemana ya ke dampaknya ke masyarakat,”katanya.
“Pemerintah akan siap mendukung setiap aksi-aksi yang dilakukan oleh Uniflor. Jadi harapan kami dan harapan pemerintah adalah kedepannya Kampus Unifor benar-benar menjadi kampus yang berdampak positif untuk masyarakat,untuk pemerintah dan untuk negara dan untuk dunia,”kata Bupati Yosef di hadapan undangan.



