Regional

Bicara Soal Leadership Bupati Ngada Minta Mahasiswa Uniflor Harus Jadi Agen Perubahan

ENDE,GlobalFlores.com- Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Andreas Paru,S.H,MH,meminta mahasiswa Universitas Flores (Uniflor) Ende agar siap menjadi agen perubahan.

Hal ini dikatakannya saat menjadi pembicara tunggal dalam acara talk show yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Uniflor Ende, Jumat (19/4/2024) di Aula H.J Gadi Djou,Uniflor,Ende.

Dengan dipandu oleh Dr. Rafael Octavianus Byre, S E., M.Sc yang merupakan  Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Uniflor, selaku host, Bupati Andreas dengan berapi-api meminta agar sebagai generasi muda yang merupakan harapan bangsa dan daerah,mahasiswa Uniflor harus siap menjadi agen perubahan.

Perubahan yang dimaksud adalah perubahan dalam pola pikir dan pola tindak yang memberikan dampak positif dalam pengembangan diri dan juga orang lain maupun lingkungan di sekitarnya,ujar pensiunan polisi tersebut.

Mahasiswa hendaknya jangan terjebak dengan kemapanan yang ada yang diperoleh saat ini namun terus mengembangkan diri dengan mengasah keterampilan atau skill.

“Ade-ade mahasiswa apakah kalian mau lebih dari kami-kami yang ada disini dan juga para dosen kalian,”kata Andreas menantang para peserta.

Dan para mahasiswa yang merupakan peserta talk show langsung menjawab mau.

“Itu bagus dan harus itu,”kata Andreas saat para mahasiswa menjawab mau.   

Andreas mengatakan bahwa apa yang dikatakannya terkait agen perubahan tidak sekedar pepesan kosong namun dia telah memberikan contoh dalam dirinya seperti berani keluar dari Anggota Polri dan kembali pulang ke Kabupaten Ngada meskipun saat itu dirinya sedang dalam puncak karier sebagai anggota polisi dan hidup mapan di Papua.

“Kalau saya hanya untuk kepentingan diri sendiri lebih baik saya tinggal di Papua namun karena keterpanggilan saya untuk membangun daerah sendiri maka saya kembali ke Kabupaten Ngada,”kata Andreas.

Andreas juga meminta apabila besok-besok para mahasiswa ada yang terpilih sebagai pimpinan baik itu sebagai kepala desa maupun bupati hendaknya harus bisa memberikan contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat serta jangan sekedar bicara sehingga dengan demikian apa yang dibicarakan selaras dengan perbuatan.

“Kalau saya pribadi saya telah memberikan contoh sederhana seperti ketika saya omong soal pertanian maka saya sendiri sudah punya kebun yang ditanami dengan berbagai aneka tanaman pertanian,”katanya.

Andreas juga meminta kepada para mahasiswa agar bisa mendobrak berbagai tradisi atau tata cara yang dirasa tidak sesuai dengan kemampuan diri dan perkembangan jaman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan