Kadis Dispenduk Sikka Sebut 9.928 Pemilih Pemula Belum Miliki KTP
MAUMERE, GlobalFlores.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dispenduk) Kabupaten Sikka, Putu Botha menyebutkan sebanyak 9.928 pemilih pemula belum memiliki KTP, hal itu karena belum adanya perekaman data di Dispenduk.
Hal ini disampaikan Kadis Dispenduk JB Putu Botha Jumat (24/11/2023) di Maumere.
Putu menjelaskan, Dispenduk Kabupaten Sikka telah mencatat sebanyak 9.928 dari total 11 ribu pemilih pemula yang bakal mengikuti Pemilihan Umum 2024 mendatang, lantaran belum memiliki KTP Elektronik.
Ribuan pemilih pemula itu kata Putu tersebar pada 21 di Kabupaten Sikka.
Berdasarkan data hasil identifikasi dari daftar kartu keluarga, untuk kelahiran tahun 3006, 2007 tercatat sebanyak , 9.928 pemilih yang akan mencapai usia 17 tahun pada bulan Februari 2024 mendatang.
“Walaupun tinggal satu bulan lagi, kami akan menyisir semuanya. Kami uapayakan semaksimal mungkin agar pemilih pemula dapat mengikuti Pemilu pada 2024 mendatang,”kata Putu.
Putu menambahkan bahwa hingga saat ini masih banyak pemilih pemula yang belum terekam KTP, hal ini disebabkan karena kurangnya proaktif, terjadi perpindahan tempat tinggal, dan tidak terdaftar pada kartu keluarga.
Selain itu lanjut Putu, masih terdapat siswa yang menolak untuk difoto lantaran takut kalau fotonya jelek di KTP, apa lagi belum berdandan.
“Beberapa siswa saat ditanya alasan tidak difoto, mereka mengaku takut fotonya jelek karena belum berdandan apa lagi di siang hari. Ini yang kami temukan saat berada di lapangan,”kata Putu.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Putu mengaku akan bekerja sama dengan pemilik kos, dan pihak kelurahan setempat untuk mendata semua pemilik kos lebih khusus para siswa.
Bahkan bagi siswa yang difoto dan hendak terlihat cantik, Putu juga akan menambahkan reflector untuk pencahayaan yang lebih bagus saat perekaman KTP.
“Jika aturan membolehkan maka kami akan upayakan pengadaan reflector untuk menambahkan pencahayaan, khusuas bagi pemilih pemula,”kata Putu.
Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Piter Liman Hege mengaku akan terus gencar memberikan pelayanan dengan menjemput bola untuk melakukan perekaman e-KTP agar dapat meningkatkan partisipasi bagi pemilih pemula untuk mengikuti Pemilu 2024.
Piter juga mengaku mengalami kendala saat berada di lapangan ketika memproses perekaman e – KTP. Hal itu dialaminya sejak bulan Februari yang lalu.
“Kita terus melakukan perekaman e-KTP, sosialisasi ke desa-desa, kelurahan, kecamatan, ke sekolah bahkan kita sudah melakukan dengan berbagai cara. Namun warga bersangkutan tidak pro aktif, “kata Piter.
Piter mencontohkan saat memberikan pelayanan di desa banyak warga yang datang hanya 10 hingga 20 orang, padahal targetnya harus mencapai 400 orang.
Sebelum memberikan pelayanan ke desa-desa kata Piter, Dispenduk telah menyurati pihak desa setempat.
“Sebelum turun ke desa, kita sudah bersurat ke pihak desa, tetapi belum ada kesadaran dari warga untuk datang mengurus KTP,”kata Piter.
Piter berharap, masyarakat harus memiliki kesadaran bahwa, dengan memiliki dokumen adminduk itu menjadi kepuasan bahwa mereka diakui secara hak sebagai warga negara Republik Indonesia.
“Jangan berprinsip butuh dulu baru urus. Kami disini siap all out melayani kapan saja. Mau datang banyak dan kapanpun kita siap, ” ujar Piter. (rel )



