Regional

Apabila Dana PEN  di Sikka Tidak Dicair, Kontraktor Harus Diblack List

MAUMERE, Global Flores.com – Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Partai Hanura, Wenseslaus Wege  meminta pemerintah untuk bertindak tegas terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek menggunakan dana PEN agar diselesaikan tepat waktu, jika dana PEN tahap kedua tidak dicairkan maka  kontraktor tersebut harus di black list (Daftar Hitam-red).

Hal ini disampaikan Wens Jumat, (1/4/2022) di Maumere.

Wens menjelaskan, dengan kehadiran PT. SMI di Kabupaten Sikka untuk memantau langsung pekerjaan fisik  sebanyak 148 paket yang dikerjakan menggunakan dana PEN maka perlu dilakukan sock terapi  oleh bupati Sikka dan tim teknis kepada setiap OPD untuk terus melakukan monitoring setiap pekerjaan fisik yang menggunakan dana PEN  disetiap kecamatan dan desa.

Para rekanan menandatangani kontrak kerja pengunaaan dana PEN sebesar Rp 216 Miliar. (GF/rel)

“Saya minta kepada bupati, wakil bupati  dan tim teknis untuk memantau langsung pekerjaan fisik yang menggunakan dana PEN. Di kabupaten Sikka ada 148 paket yang tersebar di setiap kecamatan dan desa. ini harus terus di monitoring agar pekerjaan yang dikerjakan itu tepat waktu,”kata  Wens.

Kepada dinas OPD yang mengelola dan pinjaman daerah dan seluruh konsultan, pengawas, serta rekanan lanjut Wens, haraus benar – benar di genjot agar para kontraktor dapat bekerja keras, lebih cepat dan tepat waktu. Selain itu pekerjaan yang dikerjakan harus berkualitas  khususnya untuk pekerjaan fisik.

“Dinas OPD yang mengelola dana pinjaman daerah harus bekerja lebih kerjas berkualitas dan tepat waktu, ini khusus  yang mengerjakan pekerjaan fisik,”kata  Wens.

Menurut Wens, jika pinjaman tahap kedua tidak dapat dicairkan lantaran ulah kontraktor nakal yang bekerja main – main,  maka  kontraktor  tersebut harus di black lis dan harus bertanggungjawab kepada masyarakat nian tana Sikka. ( rel )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan