Belum Semua Dapur SPPG di Kabupaten Ende Mengantongi SLHS Dari Dinas Kesehatan

ENDE,GlobalFlores.com-Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr Nely Pani mengatakan bahwa pihaknya di tahun 2025 mengeluarkan Sertifikat Higiene dan Sanitasi (SLHS) untuk 7 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aglomerasi sedangkan SSPG yang diluar kota atau di daerah terpencil belum dikeluarkan karena masih berproses.
Hal ini dikatakan dr Nely kepada wartawan di Kantor Bupati Ende, Jumat (27/3/2026).
Dokter Nely mengatakan bahwa sesuai dengan juknis semua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebelum beroperasi wajib memiliki Sertifikat Higiene dan Sanitasi (SLHS).
“Untuk 7 SPPG aglomerasi sudah ada meskipun masih dengan catatan dan dari Dinas Kesehatan tetap melakukan monev guna memantau dari sisi higenis dan juga sanitasi,”kata dr Nely.
Sedangkan untuk SSPG yang di daerah terpencil dan yang baru di 2026 baru berproses tetapi belum ada yang direkomendasikan,ujar dr Nely.
Menurut dr Nely, keberadaan SLHS menjadi salah satu syarat bagi dapur SSPG sebelum dapur tersebut beroperasi.
Untuk SSPG diharapkan agar mengurus dulu SLHS sebelum mereka beroperasi dan khusus untuk SSPG yang ada di wilayah kecamatan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk dapat pro aktif,ujar dr Nely.
Sementara itu informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 13 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Ended an dari 13 tersebut baru ada 7 yang telah mengantongi Sertifikat Higiene dan Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan sebagaimana diungkapkan oleh Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, dr Nely Pani. (rom)



