Pendidikan

Malam Inagurasi  PKKMB Kampus Uniflor Ende Diisi Dengan Atraksi Budaya Dari Berbagai Daerah di Indonesia

ENDE,GlobalFlores.com-Pelaksanaan penutupan kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB), Kamis (21/8/2025) di Kampus Uniflor Ende diisi dengan pertunjukan budaya oleh mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Pulau Flores hingga Papua.

Seperti disaksikan media ini (GlobalFlores.com-red) mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Pulau Flores hingga Papua selain mengenakan baju berwarna hitam putih sebagai tanda mahasiswa baru namun ada juga yang mengenakan baju adat berbagai etnis di Indonesia.

Para mahasiswa itu tidak hanya sekedar mengenakan baju adat namun mereka juga unjuk kebolehan dengan menari serta menyanyi dalam bahasa daerah masing-masing sesuai dengan asal mereka.

Ketua Panitia PKKMB,Alex Bala mengatakan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tapi juga merupakan ruang perjumpaan budaya yang membentuk cara pandang mahasiswa terhadap dunia.

“Setiap awal selalu memiliki cerita. Di balik  gemuruh langkah kaki yang mengisi koridor kampus untuk pertama kalinya, di sanalah babak baru  dimulai. Anda mahasiswa baru sedang memulai perjalanan panjang yang kelak akan mengubah cara berpikir, cara hidup, dan cara melihat dunia. Di situlah inagurasi mahasiswa baru menemukan maknanya,”kata Alex.

Alex mengatakan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremonial tahunan namun dia  adalah jembatan simbolik yang mengantar para siswa menjadi mahasiswa dan dunia sekolah ke dunia akademik yang lebih luas dan menantang.

Di lingkungan kampus inagurasi telah menjadi momen sakral, yang bukan hanya menandai bergabungnya mahasiswa baru  dalam komunitas akademik, tetapi juga memperkenalkan mereka pada nilai-nilai yang kita junjung tinggi yakni, kejujuran, integritas, kolaborasi, dan semangat belajar tanpa henti,ujar Alex.

Alex mengatakan di tengah keberagaman, kampus hadir untuk merawat dialog, bukan menciptakan dominası.

“Di kampus kita sendiri, inagurası mahasiswa baru sudah menjadi bagian dari budaya institusi. Setiap tahunnya, mahasiswa baru dari berbagai daerah, dengan latar belakang yang beragam, disatukan dalam satu ruangan, satu forum, satu panggung duduk bersama,”katanya.

“Itulah makna inagurasi bagi Uniflor sebagai rumah berpikir,”kata Alex.

Inagurasi bukan lagi tentang siapa senior atau siapa junior, melainkan tentang bagaimana kita bersama menanamkan identitas keilmuan serta menjunjung etika akademik dan membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan di masarakat guna mendukung kampas berdampak,ungkap Alex.

Disaksikan penutupan PKKMB di Kampus Uniflor ditutup oleh Rektor Uniflor, Dr Willybrodus Lanamana.

Rektor Uniflor, Dr Willybrodus Lanamana, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pelaksanaan PKKMB bagi mahasiswa baru bukan merupakan kegiatan serimonial kampus namun merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa baru.

Jadi dengan demikian semua mahasiswa wajib untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Dan bagi yang tidak mengikuti kegiatan PKKMB maka akan berpengaruh pada proses perkuliahan maupun skripsi.

Tentang pementasan budaya oleh mahasiswa baru,Rektor mengatakan bahwa hal itu adalah sebuah tradisi yang dijaga dan dirawat oleh Kampus Uniflor sebagai sebagai mediator budaya,ujar Rektor.

“Semua mahasiswa yang ada di Kampus Uniflor datang dari berbagai daerah serta budaya dan mereka harus menjaga tradisi budaya masing-masing dan juga meskipun datang dengan latar budaya yang berbeda namun mereka tetap satu sebagai mahasiswa Uniflor. Kampus mediator budaya dan kampusnya anak muda,”kata Rektor.   

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan