Pendidikan

33 Mahasiswa FHSH Uniflor Ende Jalani Yudisium, Dekan Katakan Lulusan Bukan Hanya Tentang Gelar

ENDE,GlobalFlores.com- Sebanyak 33 orang mahasiswa Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora Universitas Flores (Uniflor) Ende masing-masing dari Prodi Ilmu Hukum sebanyak 18 orang dan Prodi Sastra Inggris sebanyak 15 orang mengikuti yudisium sebagai proses akademik menuju wisuda, Rabu (13/5/2026) di Aula Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora, Universitas Flores,Ende.

Ketua Panitia, Yohanes Don Bosco Watu S.H., M.H, dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan yudisium sarjana semester ganjil tahun akademik 2025/2026, berdasarkan surat keputusan Dekan Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora Nomor 01/2026 tentang yudisium lulusan program sarjana fakultas hukum dan sosial humaniora.

Dikatakan Peserta Yudisium sebanyak 33 orang, prodi ilmu hukum 18 orang dan prodi sastra Inggris sebanyak 15 orang.

Selaku Ketua Don Bosco berharap agar para lulusan fakultas hukum dan sosial humaniora senantiasa menjadi pribadi yang unggul dan berintegritas serta rendah hati dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat bangsa dan negara serta selalu menjaga nama baik almamater.

Dekan Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora, Christina Bagenda, S.H.,Μ.Η dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pelaksanaan yudisium adalah momen transisi penting.

“Perjuangan panjang, malam-malam tanpa tidur, dan lelahnya mengerjakan skripsi atau tugas akhir, akhirnya terbayar lunas. Sebagai Dekan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh Yudisiawan dan Yudisiawati yang telah sah menyandang gelar sarjana,”katanya.
“Lulus darí Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora bukan hanya tentang gelar. Anda adalah calon sarjana yang dibekali dengan kepekaan sosial, integritas, dan kemampuan analisis hukum dan sosial yang tinggi,”ujarnya.

Jadilah pribadi yang adil dan bijaksana, sebagai alumni hukum, jadilah garda terdepan dalam keadilan. Sebagai alumni humaniora, jadilah penyambung empati di masyarakat. Terapkan etika dan moralitas dalam setiap tindakan anda,tambahnya.

Christina Bagenda meminta agar para peserta yudisium untuk selalu adaptif terhadap perubahan.

“Kita hidup di era disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang cepat. Jangan berhenti belajar. Bekal ilmu yang anda peroleh adalah dasar, namun kreativitas dan kemauan untuk adaptif adalah kunci sukses di dunia nyata,”katanya.

Juga agar selalu menjaga nama baik almamater.

“Kemana pun kalian melangkah, bawalah nilai-nilai baik yang diajarkan di FHSH. Jadilah alumni yang berkontribusi, bermanfaat bagi sesama, dan berintegritas,”ujarnya.

Sementara itu Isidorus Fresanbio Dole yang mewakili peserta yudisium mengatakan mewakili seluruh peserta yudisium dirinya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dosen dan seluruh civitas akademika Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora yang telah membimbing, mendidik, dan mendampingi selama proses perkuliahan.
“Setiap ilmu, nasihat, dan pengalaman yang diberikan akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup kami ke depan,”katanya.

“Hari ini menjadi momen yang sangat berarti bagi kami semua. Sebab di balik senyum dan kebanggaan hari ini, ada begitu banyak perjuangan yang telah dilewati. Ada rasa lelah, jatuh bangun, bahkan keraguan yang pernah hadir dalam perjalanan kami sebagai mahasiswa. Namun, kami belajar bahwa setiap proses membutuhkan ketekunan dan keberanian untuk terus melangkah,”katanya. (rom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan