Pendidikan

Songsong Wisuda, STIPAR Ende Gelar Seminar Nasional

ENDE,GlobalFlores.com-Menyosong wisuda Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Tahun Akademik 2025-2026, STIPAR Ende, menggelar seminar nasional, Jumat (12/2/2026) di aula kampus tersebut.

Dr. Yosep Aurelius Woi Bule, S.Fil.Lic selaku  Wakil Ketua I Stipar Ende,dalam sapaannya mengatakan seminar nasional tersebut menghadirkan tiga pembicara masing-masing  Rektor Universitas Flores, yang diwakili oleh Dr, Yustina M.S.W. Pu’u, SP.,MP dan Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula Ende, Yulita Eme, S.Sos.,M.Si dan Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende, Rm. Dr. Fransiskus Z.M. Deidhae, M.A.

Dikatakan seminar nasional yang diselenggarakan oleh Stipar Ende dalam rangka wisuda sarjana strata I Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik tahun akademik 2025-2026, memilih tema: “Dipilih untuk Diutus: Mewujudkan Sarjana yang Berbuah Nyata melalui Kolaborasi dan Karya Kontekstual”.

Tema ini menangkap roh utama Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025, bahwa ada transformasi pendidikan tinggi dari sekadar transfer ilmu menuju ekosistem yang menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan diakui secara global,ujar pria yang disapa RD Jeff.

“Seminar ini adalah medium tepat untuk menjembatani bahasa regulasi ke dalam aksi nyata di kampus, di luar kampus, antar kampus, dan dalam dunia pasar kerja,”katanya.

Seminar nasional oleh Stipar Ende kali ini sangatlah istimewa karena menghadirkan dua narasumber dari dua perguruan tinggi terdekat dalam kota lahirnya Pancasila ini, yakni Universitas Flores dan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Santa Ursula Ende,ujar RD Jeff.

Dikatakan kehadiran dua lembaga pendidikan tinggi ini bukan sekedar pemilihan institusi melainkan pernyataan epistemologis dan strategis yang secara langsung mengejawantahkan pasal-pasal kunci dalam Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, khususnya tentang kampus berdampak, kolaborasi multipihak, dan pelampauan standar mutu melalui kearifan lokal.

Nama ketiga lembaga kita ini memang berbeda, tetapi kita “satu rasa” sebab memiliki respons akademik yang sama.

“Sebagai bukti “satu rasa” ini, dua hari yang lalu telah terjadi penandatanganan Memorandum of Understanding dan Perjanjian kerja sama antara Universitas Flores dan Stipar Ende, dengan fokus utama pada kerja sama bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,”katanya.

Semoga Kemitraan ketiga lembaga pendidikan tinggi ini merupakan keunikan lokal yang memiliki daya tarik global demi transformasi mutu pendidikan tinggi di bumi Pancasila, dan di Flores, Pulau Nusa bunga ini,ujar RD Jeff.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan