Ini Surat Menteri Pendidikan Tinggi Sains Teknologi Yang Menyatakan Dosen Uniflor Ende, Natsir Koten Diangkat Sebagai Guru Besar
ENDE,GlobalFlores.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto dalam suratnya Nomor 1764/Μ/Κρτ.Κρ/2026 tentang kenaikan jabatan akademik dan fungsional dosen menetapkan Natsir B Koten, Dosen Universitas Flores (Uniflor) Ende dinaikkan jabatannya menjadi Profesor atau Guru Besar.

Dalam surat yang didapatkan dari Ketua Umum Yapertif, Dr Laurentius Gadi Djou,SE,Akt menyebutkan hal yang menjadi pertimbangan penetapan Natsir B Koten sebagai Profesor atau Guru besar adalah, bahwa dosen tersebut telah memenuhi syarat untuk diberikan kenaikan jabatan.
Selain itu berdasarkan Sertifikat Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen Nomor 14594/B4/DT.04.01/2025 tanggal 31 Desember 2025 dosen yang bersangkutan bisa diangkat dalam jabatan Profesor atau Guru Besar.
Dengan demikian maka terhitung mulai tanggal 1 Januari 2026, Natsir B Koten dengan NUPTK 7953740641130072 dan tempat, tanggal lahir : Flores Timur, 21 Juni 1962 serta Pendidikan tertinggi S-3 Pangkat penyetaraan, : Pembina, IV/a, 1 Januari 2026 golongan ruang, tmt Lektor Kepala pada 1 Oktober 2006.
Jabatan atau pada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XV pada Unit kerja Universitas Flores dinaikkan jabatannya menjadi Profesor atau Guru Besar dalam ranting ilmu dan kepakaran Manajemen Pendidikan: Manajemen Sekolah, Profesi Pendidikan.
Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 26 Januari 2026, oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto.
Menanggapi penetapan Natsir Koten sebagai guru besar, Ketua Umum Yapertif, Dr Laurentius Gadi Djou,SE,Akt mengatakan bahwa dirinya merasa bangga.
“Iya sebagai Ketua Yayasan, saya bangga lah. Alasannya: Pertama, Ini Pertama Kali Uniflor punya Guru Besar. Keren Sekali dan yang kedua raihan Gelar Guru Besar oleh Prof. H. Nasir Koten, MPd, menjadi motivasi bagi semua Dosen Uniflor, untuk bisa menjadi guru besar selanjutnya,”kata Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif) Dr Laurentius Gadi Djou,SE,Akt, melalui pesan WA kepada GlobalFlores.com, Kamis (5/2/2026).
Pria yang disapa Lori mengatakan bahwa Yayasan Yapertif memandang bahwa keberadaan guru besar di sebuah universitas merupakan aset akademik strategis yang memberikan manfaat besar, khususnya bagi mahasiswa.
“Guru besar bukan hanya simbol pencapaian tertinggi dalam dunia akademik, tetapi juga representasi dari kualitas keilmuan, integritas intelektual, dan kematangan akademik institusi pendidikan tinggi,”katanya.
Sedangkan bagi mahasiswa, salah satu keuntungan utama berkuliah di universitas yang memiliki guru besar adalah akses terhadap pembelajaran berbasis keilmuan mutakhir.
Dikatakan guru besar umumnya aktif dalam riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengembangan keilmuan yang berkelanjutan.
Hal ini memungkinkan mahasiswa memperoleh wawasan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kontekstual, kritis, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, guru besar berperan penting dalam membentuk budaya akademik yang kuat. Kehadiran mereka mendorong atmosfer diskusi ilmiah, tradisi berpikir kritis, serta etika akademik yang tinggi,ujar Lori. (rom)



