Vinsen Sangu: Ironi, Dispenduk Ende Kerap Dapat Penghargaan Tapi Pelayanan Kok Bobrok
ENDE,GlobalFlores.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, mengatakan pihaknya merasa prihatin dengan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ende yang terlihat sembrawut dan menyusahkan warga padahal dinas tersebut kerap mendapat penghargaan.
Hal tersebut diungkapkan Vinsensius pada Sidang Paripurna IV Masa Sidang III DPRD Kabupaten Ende Dengan Agenda Pengambilan keputusan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ende Tahun 2025-2029, Rabu (13/8/2025).
Pria yang disapa Vinsen ini mengatakan memperhatikan pelayanan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Kabupaten Ende Dengan program inovasi hingga mendapatkan penghargaan beberapa kali, menjadi prestasi gembira dan patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.
Namun melihat fakta atas pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat langsng dengan masih dijumpai antrian panjang bahkan masyarakat kabupaten Ende sudah mulai antrian di kantor dari jam 4 dini hari hingga kesulitan bagi rakyat untuk mendapatkan cetakan beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, adalah fakta yang menyayat hati bagi semua.
“Pada satu sisi, kita dengan senyum gembira menerima penghargaan atas prestasi positif dari program inovasi pelayanan yang diberikan namun pada sisi yang lain di waktu yang bersamaan, kita menyaksikan perjuangan pilu, lelah, lapar dan bahkan air mata rakyat yang antiran panjang berjuang mendapatkan nomor antrian dan menanti kecepatan penyelesaian dokumen kependudukan yang diperlukan,”katanya.
Bahkan mencetak KTP saja membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan karena keluhan kantor seperti ketiadaan Blanco dan kehabisan tinta print untuk cetak.
“Begitu lemah kah kita hingga persoalan rakyat ini terus terjadi dan terus berulang dari tahun ke tahun yang sama pula. Karena itu saya minta perhatian serius oleh Bupati dan Wakil Bupati Ende agar persoalan ini kita harus segera diakhiri,”katanya.
Vinsen mengatakan bahwa apa yang dikatakanya itu bukan berdasarkan asumsi atau dengar cerita orang atau mungkin juga sekedar dongeng politik di siang bolong namun fakta yang dia saksikan sendiri.
“Apa yang saya katakan tersebut bukan berdasarkan cerita orang namun saya sendiri yang menyaksikan fakta di lapangan karena kebetulan rumah saya berdekatan dengan Kantor Dispenduk. Jadi apa yang terjadi di Kantor Dispenduk tentu saya tahu bahkan di siang hari pelayanan membludak hingga ke jalan raya dan mengganggu aktifitas lalu lintas,”katanya.
“Kami minta Dispenduk benahi pelayanan sehingga penghargaan yang diterima berbanding lurus dengan pelayanan kepada warga,”katanya.



