Ka Biro Ops Polda NTT Minta Anggota Polisi Jangan Korbankan Harga Diri Demi Uang, Benar Tuh

KUPANG,GlobalFlores.com – Kepala Biro Operasi Polda NTT, Kombes Pol. Deonijiu de Fatima, meminta kepada anggota polisi agar jangan mengorbankan harga diri demi uang.
“Hindari pelanggaran. Jangan korbankan harga diri untuk uang. Kita disumpah untuk mengutamakan negara, bukan diri sendiri,”kata Kepala Biro Operasi Polda NTT, Kombes Pol. Deonijiu de Fatima, sebagimana rilis yang diterima dari Humas Polres Ende,Rabu (13/5/2025).
Dalam rilis itu juga ditulis bahwa sebagai perwira menengah Polri, pria yang disapa, Deonijiu tetap memegang prinsipnya: hidup jujur, sederhana, dan tidak gengsi.
Meskipun telah berpangkat tinggi kesederhanaannya bahkan berlanjut bahkan hingga 2019, ia masih tinggal di rumah kontrakan.
Namun, ia tak mengeluh. Sebaliknya, ia tetap bersyukur dan hidup lurus sesuai sumpahnya sebagai anggota Polri.
“Rezeki yang halal itu berkah. Anak-anak saya harus makan dan sekolah dari uang yang halal agar hidup mereka juga berkualitas,” tuturnya.
Sebagaimana ditulis dalam rilis itu menyebutkan bahwa bukan hanya keluarga yang ia perjuangkan, Deonijiu juga menampung dan membiayai anak-anak dari NTT yang membutuhkan, dari hasil keringatnya sendiri. Ia dikenal warga sebagai sosok jujur, rendah hati, dan pantang mengambil jalan pintas.
“Beliau luar biasa. Walau perwira, tetap kerja keras. Bahkan bantu banyak orang dari hasil kerja sendiri,” ujar Andi, warga yang mengusulkannya sebagai kandidat Hoegeng Awards 2025.
Kesaksian serupa datang dari David Siregar, warga Tapanuli Utara yang pernah tinggal bersama Deonijiu di Depok.
“Saya kira dia polisi kaya, ternyata hidupnya sangat sederhana. Makan singkong dan tempe tiap hari. Tapi hatinya luar biasa. Saya dibantu kerja, bahkan diberi pinjaman waktu itu,” kenangnya.
Kini, sebagai perwira menengah Polri, Deonijiu tetap memegang prinsipnya: hidup jujur, sederhana, dan tidak gengsi.
Baginya, jabatan hanyalah alat untuk mengabdi—bukan untuk memperkaya diri.



