Dinas PKO Kabupaten Sikka Anggarkan Rp 215 Juta Untuk Rehab SDK Wukur
MAUMERE, GlobalFlores.com – Dinas PKO Kabupaten Sikka menganggarkan dana senilai Rp 215 juta di Tahun Anggaran 2024, untuk merehab SDK Wukur di Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, yang mengalami rusak berat.
Hal ini disampaikan Kadis PKO kabupaten Sikka Germanus Goleng, Kamis (14/12/2023) di Maumere.
Germanus menjelaskan bahwa selain merehab 4 ruang kelas di dusun Wukur tersebut, ia juga akan memperhatikan gaji guru honor yang begitu rendah melalui insentif guru honor pada tahun anggaran yang baru.
Germanus juga mengaku telah menyaksikan secara langsung kondisi sekolah pada (6/12/2023) yang lalu, sekaligus memantau secara langsung gedung sekolah yang mengalami kerusakan berat pada bagian atap yang hancur.
Selain itu Germanus juga mengaku bahwa bangunan sekolah yang reot tersebut tidak memiliki jendela dan sarana prasarana lainnya.
Menyaksikan bangunan sekolah yang sangat terpuruk tersebut, Germanus kemudian berpesan kepada para guru untuk tidak memulangkan siswa/I nya kerumah untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM), dan diharapkan tetap eksis untuk kegiatan KBM, walau dalam kondisi yang memprihatinkan.
Seperti yang dilansir media ini sebelumnya, bangunan sekolah yang terletak di Dusun Wukur, Desa Sikka ini, mengalami rusak berat seperti pada bagian atap dan bagian lainnya dari sekolah tersebut.
Kondisi demikian membuat para siswa dan guru terpaksa melangsungkan KBM di rumah warga.
Seperti yang dibeberkan salah seorang guru kelas 3 SDK Wukur,Anastasia Sindabura, S.Pd alias Ati pada Sabtu (9/12) yang lalu, bahwa SDK Wukur yang memilliki 4 ruang kelas itu harus dibuatkan sekat agar dijadikan 6 ruangan kelas.
Selain tidak adanya ruang guru dan ruang perpustakaan kata Ati, maka ruang kelas terpaksa dibuatkan sekat untuk ruang kepala selolah, ruang guru dan perpustakaan. Bukan cuma itu, lantaran tidak adanya prasana lainnya didalam ruang perpustakaan, maka buku-buku terpaksa ditumpukan diatas meja.
Dari 6 kelas di SDK Wukur tersebut lanjut Ati, hingga saat ini hanya memiliki 20 kursi untuk siswa, yang diperbantukan oleh salah seorang anggota DPRD Sikka, Filario Charles Bertrandi, S.E yang akrab disapa Charles pada beberapa sebelumnya saat mengunjungi SDK Wukur. (rel)



