Diangkat Jadi Guru Besar Prof. Dr. Natsir B. Kotten, M.Pd Katakan Itu Sebuah Kado Setelah 38 Tahun di Uniflor, Ende

ENDE,GlobalFlores.com-Diangkat menjadi guru besar di Universitas Flores (Uniflor) Ende, Prof. Dr. Natsir B. Kotten, M.Pd, mengatakan bahwa hal itu menjadi kado terindah bagi dirinya setelah mengabadikan diri selama 38 tahun di kampus tersebut.
“Ini sebuah kado terindah buat saya selama 38 tahun menjadi dosen di Universitas Flores Ende. Perjalanan yang cukup panjang meniti karir dan menempah diri menjadi seorang pelayan jasa di bidang pendidikan,”kata Prof Natsir kepada GlobalFlores.com, Jumat (6/2/2026).
Prof Natsir mengatakan kerinduan untuk membesarkan lembaga demi kejayaan masa depan Uniflor akhirnya terjawab ketika pada tanggal 19 Januari 2026, direkomendasikan oleh DIKTI melalui LLDIKTI 15 menjadu Guru Besar Tetap pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Flores.
Dan berselang satu minggu, yaitu pada tgl 26 Januari 2026, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi menerbitkan sertifikad uji kompetensi kelayakan Guru Besar, dan sekaligus menerbitkan Surat Keputusan (SK) Mentri Nomor 1764/M/KPT.KP/2026 Tentang kenaikan Jabatan Fungsional dan Akademik menjadi Profesor atau Guru Besar dalam ranting ilmu dan kepakaran Manajemen Pendidikan, Manajemen Sekolah, dan Profesi Pendidikan,ujar Prof Natsir.
Prof Natsir mengatakan bahwa semua itu terjadi atas doa dan ikhtiar namun demikian doa dan ikhtiar tidak datang begitu saja, tapi campur tangan semua pihak yang telah dengan ikhlas mendukung dan memfasilitasi karya-karya akademiknya mulai dari pimpinan Universitas, Fakuktas dan Program Studi.
“Semua mereka dengan dengan caranya sendiri-sendiri tanpa mengabaikan tanggung jawab moral terhadap pengembangan lembaga yang kami cintai dengan bingkaian takeline Uniflor ” satukan langkah, bulatkan tekad, menuju Uniflor bermutu,”kata Prof Natsir.
Prof Natsir mengatakan jadwal pengukuhan Profesor atau Guru Besar akan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2026.
Menanggapi pemberian gelar tersebut pria kelahiran 21 Juni 1962, di Desa Terong -Waiwerang, Adonara Timur- Flores Timur mengatakan bahwa hal itu semoga menjadi inspirasi bagi teman-teman dosen lainnya di Universitas Flores dan lebih dari itu adalah untuk Uniflor, Untuk-mu, Uniflor-ku.



