Hukrim

Jambret Beraksi di Kota Ende Seorang Pengendara Sepeda Motor Jadi Korban

ENDE,GlobalFlores.com-IA (21),seorang pengendara sepeda motor yang sedang berjalan di Ruas Jalan Sudirman,Kota Ende,Sabtu (20/4/2024) pukul 21.00 Wita menjadi korban penjambretan. Akibatnya  satu  unit iPhone 11 milik korban IA yang disimpan pada dashboard motor lenyap di tangan pelaku jambret.

Informasi yang diterima dari Humas Polres Ende, Selasa (23/4/2024) menyebutkan adapun modus operandi yang dilakukan para tersangka terjadi pada Sabtu tanggal 20 April 2024 sekitar jam 21.00 wita, tersangka RAR dengan mengendarai sepeda motor jenis MIO J warna putih sepulang mengisi BBM di SPBU Wirajaya melintasi Simpang Lampu lima.

Saat itu dia  melihat tersangka A sedang jalan kaki kemudian tersangka RAR berhenti, oleh tersangka A mengajak tersangka RAR awalnya untuk mencuri helm, sambil berjalan melewati ruas jalan bawah, jalan Dolog menuju Jalan Garuda kemudian menuju jalan Sudirman dengan sepeda motor tersebut yang dikendarai oleh tersangka A membonceng tersangka RAR.

 Tiba di Jalan Sudirman tepatnya dekat Apotik Sudirman jalan menurun tersangka A melihat ada 1  unit sepeda motor yang dikendarai oleh korban IA sehingga tersangka A menyerempet dari sisi kiri dan kemudian mengambil  (satu) unit iPhone 11 milik korban IA yang disimpan pada dashboard motor.

Lalu tersangka A mengambil yakni posisi tangan kanan memegang stir dan gas sedangkan tangan kiri tersangka A mengambil 1 unit iPhone 11  milik korban pada dashboard motor.

Setelah mengambil  iPhone 11, kemudian kedua tersangka kabur dan pada saat itu korban mengejar tersangka seketika itu tersangka A membelokan motor ke arah kanan sehingga korban yang posisi di belakang menabrak sepeda motor milik tersangka yang mengakibatkan korban jatuh di jalan dan mengalami luka- luka. 

Dalam kejadian itu polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor MIO J warna putih tanpa Nomor Polisi dan satu  unit iPhone 11.

Team Buser Poles Ende  telah melakukan  penangkapan terhadap 2 orang tersangka yakni tersangka A dan tersangka RAR pada hari Senin tanggal 22 April 2024 sekitar jam 02.00 Wita.

Atas perbuatanya kedua tersangka disangka Pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHP Sub pasal 362 KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo UU Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak dengan ancaman hukuman maksimal selama 12 tahun penjara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan