Regional

5 Warga Ende Meninggal Dunia Dari 2.214 Kasus Rabies di Tahun 2023

ENDE,GlobalFlores.com- Kasus gigitan hewan rabies di Kabupaten Ende pada tahun 2023 yaitu sebanyak 2. 214 gigitan dan menyebar hampir di 21 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ende, dan dari total 2. 214 gigitan rabies 5 orang diantaranya meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Haji Gadir Dean,mengatakan hal itu kepada GlobalFlores.com,Rabu (7/2/2024) di ruang kerjanya saat dikonfirmasi terkait dengan kasus rabies yang terjadi di Kabupaten Ende.

Dijelaskannya dari 2. 214 gigitan paling banyak jenis hewan penggigit yaitu anjing 2. 211 dan kucing 1 serta, kera 1.

Sementara jumlah pemakaian VAR 5990 dan SAR 26. Sedangkan spesimen hewan yang diperiksa sebanyak 27 sampel dan sebanyak 14 dinyatakan positif rabies.

Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah agar penyebaran Rabies dapat dikendalikan karena penyakit rabies masih bersifat endemis di Kabupaten Ende,ujar Haji Gadir Dean.

Haji Gadir Dean menjelaskan bahwa tahun 2020-2022 alokasi vaksinasi rabies mulai menurun sehingga cakupan vaksinasi pun menurun.

Hal ini mengakibatkan sehingga tingkat kekebalan anjing pun rabies semakin menurun. Kondisi ini menyebabkan kasus kematian pada manusia akibat gigitan rabies meningkat di Kabupaten Ende

Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Pemda Ende untuk mengatasi kasus rabies ujar Haji Gadir Dean adalah dengan meningkatkan cakupan vaksinasi dengan mengoptimalkan sumber dana yang tersedia untuk vaksinasi masing-masing dari APBN: 1500 dosis dan WOAH: 10.000 dosis serta APBD II: dana operasional untuk 10.000 dosis dan APBD II Dana BTT: 27.500 dosis.

Cakupan Vaksinasi rabies tahhun 2023 : 79,63 persen,jelasnya.

Sosialisasi bahaya rabies dan pengendalian HPR di tingkat Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa

Pihaknya ujar Haji Gadir Dean dalam mengatasi kasus rabies di Kabupaten Ende menghadapi kendala seperti, kurangnya partisipasi masyarakat juga kurangnya jumlah petugas medik dan paramedik veteriner yang ada di Kabupaten.

Serta masih terbatasnya sarana prasarana penunjang kegiatan vaksinasi rabies di Puskeswan maupun pada Laboratorium Ende.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan