Hukrim

Ini Kronologis  Pencurian Gading Senilai Rp 1,5 Miliar Milik Kerajaan Nita di Kabupaten Sikka

MAUMERE, GlobalFlores.com   –  Polres Sikka melalui Wakapolres  Sikka,  Kompol Ruliyanto J. P. Pahroen, S.Sos., S.I.K. dalam konfrensi pers, Rabu (6/12/2023) di Polres Sikka, membeberkan kronologis pencurian gading milik kerajaan Nita senilai Rp 1,5 M.

Wakapolres  Sikka Ruliyanto menjelaskan bahwa kasus pencurian  berdasarkan laporan polisi  nomor 11/XI/2023/Polsek Nita,  menjelaskan bahwa Minggu (3/12/2023) yang lalu, tim Buser Satreskrim Polres Sikka  mendapat informasi tentang  keberadaan seorang pelaku pencurian  di wilayah hukum Polres Sikka. 

Berdasarkan informasi tersebut,  buser kemudian melakukan pengejaran terhadap kedua  pelaku  yang melarikan diri menggunakan mobil avansa  berwarna merah  dengan Nomor Polisi DD 1634 CM.  

Sekira  pukul 18.30 wita  Kata Ruliyanto, tim Buser berhasil mengamankan satu orang  terduga pelaku berinisial  FI (33) yang beralamat di Hewoklooang, Desa Hewokloang, Kecamatan Hewokloan, Kabupaten Sikka.

Setelah FI diinterogasi, diketahui masih terdapat 5 orang  tersangka lainnya  yang terlibat  melakukan aksi pencurian dua batang  gading.

Atas informasi yang disampaikan FI itu,  Senin (4/12/2023) tepat pukul 01.00 wita dini hari  tim unit Buser Polres Sikka berhasil melakukan penangkapan   terhadap 5 pelaku lainnya.

Setelah para tersangka berhasil ditangkap,  Tim Buser juga berhasil mengamankan 1 buah flesdis  yang berisi rekaman  CCTV  yang berada di rumah korban,  dua batang gading dan satu unit mobil avansa berwarna merah.

Sementara itu pada saat yang sama Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP  Jumpatua  Simanjorang S.T.K  menjelaskan bahwa Reskrim Polres Sikka telah mengamankan  dua batang gading  dan satu unit mobil avansa berwarna merah.

Dikatakannya sekitar pertengahan bulan November  tersangka  CY  bertemu  dengan tersangka T yang juga merupakan adik korban, dihalaman rumah tersangka T.  

Dalam pertemuan itu keduanya  berencana untuk melakukan aksi pencurian  dengan target  rumah  korban Petrus Philipus Maudong Da Silva yang merupakan tempat dua batang gading tersebut disimpan.

Satu minggu kemudian  T menghubungi DS yang kemudian DS  menyampaikan kepada CY untuk mencari  orang yang dapat melakukan pencurian.

Pada 26 November 2023 sekira pukul. 21.00 wita dini hari   T dan CY melakukan konfirmasi untuk  menanyakan  rencana aksi pencurian gading  serta  memastikan bahwa korban Petrus selaku pemilik gading  sudah pergi keluar kota, sehingga tinggal menunggu moment yang tepat untuk melakukan aksinya dan pengawasan di rumah korban  terasa aman.

Setelah dipastikan aman tersanagka DS bersama terangka MI dan tersangka MM  menjemput tersangka T  dirumahnya, yang kemudian secara bersama – sama menuju TKP ( rumah korban ).

Pada pukul. 02.00.00 wita dinihari  tersangka MM bersama tersangka MI  berhasil masuk kedalam rumah korban dengan cara  memanjat pagar rumah,  kemudian langsung menuju kamar dimana dua batang gading tersebut disimpan.

Aksi berikutnya, tersangka masuk kedalam kamar dengan cara mencongkel jendela dan merusak  terali besi yang berada pada bagian dalam jendela.

Setelah berhasil masuk kedalam kamar  dan membawa dua batang gading keluar, yang dijemput oleh tersangka lainnya yang  saat itu menunggu ditempat kejadian.   Setelah semuanya berhasil, dua batang gading itu kemudian disimpan  di rumah salah   satu tersangka. ( rel )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan