Regional

Dilecehkan Oknum Anggota DPRD Sikka, Ketua GRIB Sikka Siap Bela  Kabid Pengawasan Disnakertrans 

MAUMERE, GlobalFlores.com  – Ketua  Gerakan Indonesia Bersatu ( GRIB) Kabupaten Sikka, Edoardus Berty mengatakan bahwa pihaknya siap membela  ( Kabid) Pengawsan dan Hubungan Industrial Dinas Nakertras Kabupaten Sikka,  Welliborda  Dua Bura yang biasa disapa Nona yang dilecehkan secara verbal oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Sikka,Yosef Nong Soni dari Partai Nasdem demi harkat dan martabat perempuan.

Pernyataan sikap  Edo ini disampaikan, Rabu (15/11/2023) di Maumere. 

Edo melihat harkat dan martabat perempuan yang dilecehkan oknum anggota DPRD Sikka dari Partai Nasdem ini, tidak jauh beda dengan preman kampung, yang tidak paham aturan dan etika  ketika hendak menyelesaikan kasus, apa lagi jabatan sebagai anggota DPRD Sikka yang selalu dipanggil yang terhormat.

Atas sikap dan perilaku oknum anggota DPRD Sikka yang tidak terpuji itu, Edo secara tegas akan melakukan pembelaan sesuai keinginan keluarga,  terutama dilakukan secara adat dan budaya Sikka.

Harkat dan martabat perempuan kata Edo semestinya harus dijunjung tinggi, dihargai dan dihormati. 

Atas Sikap dan perilaku anggota DPRD Sikka Yosef Nong Soni ini, patut dikecam dan dikutuk keras, karena sosok figur publik seperti itu tidak patut ditiru.

“Semestinya malu menghadapi perempuan, dan jangan mengandalkan jabatan sebagai anggota DPRD, lalu menginjak-injak harkat dan martabat perempuan. Sebagai  anggota DPRD  yang berprilaku preman tidak patut ditiru saat berada diruang publik, apa lagi diruangan kerja seorang ASN yang sedang menjalankan tugasnya,”kata  Edo.

Edo juga mendukung langkah hukum yang dilakukan korban dan keluarganya, untuk memproses Soni, namun demikian lanjut Edo jika keluarga melakukan perdamaian  secara adat dan budaya Sikka, maka dirinya yang telah dipercayakan pihak keluarga, siap menghadapi Soni dan siapapun yang membekinginya, jika  diproses sesuai hukum adat.

“Sebagai Ketua GRIB Sikka saya tetap mendukung langkah hukum yang ditempuh oleh pihak keluarga. Namun jika pihak pelaku melakukan upaya damai, maka hukum adat dan budaya Sikka harus berlaku, dan saya yang dipercayakan  pihak keluarga akan menjadi garda terdepan,”kata  Edo. ( rel )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan