Regional

Di Hadapan Bupati, Dirut Perumda Tirta Kelimutu Presentasikan Laporan Akhir Masa Jabatan

ENDE,GlobalFlores.com-Di hadapan Bupati Ende, Drs Djafar Achmad dan Wakil Bupati Ende,Erikos Emanuel Rede serta para pejabat di Lingkup Pemkab Ende,Dirut PDAM Ende,Yustinus Sani S.E,mempresentasikan laporan akhir masa jabatan selaku Dirut PDAM Ende terhitung dari Tahun 2020 hingga Tahun 2024,Selasa (14/11/2023) di Aula Kantor Perumda Tirta Kelimutu,Ende.

Dalam sambutannya,Dirut PDAM Tirta Kelimutu,Yustinus Sani S.E,mengatakan bahwa presentasi akhir masa jabatan yang dilakukan oleh dirinya selaku Dirut di hadapan Bupati Ende adalah suatu keharusan atau kewajiban sebagai bentuk pertanggungjawaban moril maupun administrasi kepada Bupati Ende yang nota bene adalah sebagai pemilik perusahaan.

Yustinus mengatakan secara pribadi dirinya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan Bupati Ende selaku pemilik perusahaan kepada dirinya untuk memimpin Perumda Tirta Kelimutu Ende selama 4 tahun.

Saat dipercaya untuk menahkodai Perumda Tirta Kelimutu Ende ujar Yustinus dirinya tidak berpikir yang muluk-muluk setinggi langit dalam memimpin Perumda Tirta Kelimutu karena yang ada dalam pemikirannya adalah hanya bagaimana membawa Perumda Tirta Kelimutu menuju kearah yang lebih baik.

“Saat itu saya ingat pesan Bupati agar setidaknya jangan ada lagi warga yang membawa pakain kotor ke Kantor Perumda Tirta Kelimutu untuk mencuci pakain dan puji Tuhan selama 4 tahun dalam masa kepemimpinan kami hal itu tidak terjadi,”kata Yustinus.

Yustinus mengatakan bahwa selama masa kepemimpinan dirinya selaku Dirut dirinya telah berusaha sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada dan syukurlah meskipun dalam berbagai keterbatasan yang ada Perumda Tirta Kelimutu secara perlahan namun pasti mulai berjalan meskipun belum bisa berlari kencang.

“Iya disana sini masih ada kekurangan namun juga tidak dipungkuri ada juga kemajuan namun itu yang dirasakan pelanggan,”kata Yustinus.

Dalam kesempatan itu saat mempresentasikan cakupan pelayanan Yustinus mengatakan bahwa sampai dengan Desember 2020 perusahaan memiliki 13.140 pelanggan domestic yang terdiri dari 11.981 pelanggan aktif dan 1.159 pelanggan tidak aktif.

Dari jumlah pelanggan tersebut 1,755 pelanggan dari program MBR APBN dan 11.385 pelanggan berasal dari pemasangan SR regular. Pelanggan yang digunakan untuk perhitungan cakupan layanan merupakan pelanggan domestic dengan jumlah sebanyak 13.140 pelanggan.

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk yang terlayani di wilayah administrasi sebanyak 55.603 jiwa atau 20,54 persen dari jumlah penduduk sebanyak 270.763 jiwa.

Sedangkan penduduk diwilayah teknis yang terlayani sebanyak 55.602 jiwa atau 28,14 persen dari jumlah penduduk yang ada jaringan pipa perusahaan sebanyak 197.592 jiwa.

Sampai dengan Desember 2021 perusahaan memiliki 14.035 pelanggan domestic yang terdiri dari 12.194 pelanggan aktif dan 1.841 pelanggan tidak aktif. Dari jumlah pelanggan tersebut 1,755 pelanggan dari program MBR APBN dan 12.280 pelanggan berasal dari pemasangan SR regular.

Dijelaskan jumlah pelanggan per Desember 2021 mengalami kenaikan dibandingkan dengan pelanggan tahun 2020 sebanyak 382 pelanggan.

Pelanggan yang digunakan untuk perhitungan cakupan layanan merupakan pelanggan domestic dengan jumlah sebanyak 12.948 pelanggan.

Yustinus mengatakan berdasarkan data BPS, jumlah penduduk yang terlayani di wilayah administrasi sebanyak 48.237 jiwa atau 17,73 persen dari jumlah penduduk sebanyak 272.078 jiwa.

Sedangkan penduduk diwilayah teknis yang terlayani sebanyak 47.991 jiwa atau 24,13 persen dari jumlah penduduk yang ada jaringan pipa perusahaan sebanyak 198.565 jiwa.

Sampai dengan Desember 2022 perusahaan memiliki 14.270 pelanggan domestic yang terdiri dari 12.209 pelanggan aktif dan 2.061 pelanggan tidak aktif.

Dari jumlah pelanggan tersebut 1,755 pelanggan dari program MBR APBN dan 12.515 pelanggan berasal dari pemasangan SR regular.

Jumlah pelanggan per Desember 2022 mengalami kenaikan dibandingkan dengan pelanggan tahun 2021 sebanyak 235 pelanggan.

Pelanggan yang digunakan untuk perhitungan cakupan layanan merupakan pelanggan domestic dengan jumlah sebanyak 12.942 pelanggan.

Dikatakan berdasarkan data BPS, jumlah penduduk yang terlayani di wilayah administrasi sebanyak 45.562 jiwa atau 16,66 persen dari jumlah penduduk sebanyak 273.553 jiwa. Sedangkan penduduk diwilayah teknis yang terlayani sebanyak 45.543 jiwa atau 22,81 persen  dari jumlah penduduk yang ada jaringan pipa perusahaan sebanyak 199.656 jiwa.

Pelanggan untuk kapasitas produksi yang telah dibangun belum semuanya dapat dimanfaatkan, demikian juga dengan kapasitas produksi riil juga belum dapat dipergunakan sepenuhnya dari tahun 2020 sampai dengan  2022.

Kapasitas produksi terpasang tahun 2020 tidak dapat dimanfaatkan sebanyak 1.387.081 m3 ( 20,55 persen ), disebabkan turunnya debit air baku pada musim kemarau dan turunnya kemampuan pompa karena sudah usang.

Persentase tingkat kehilangan air di unit produksi tahun 2020 sebesar 12,54 persen , hal ini disebabkan adanya pembersihan sedimentasi dan pembersihan filter pada IPA sedangkan efisiensi produksi tahun 2020 turun sebesar 13,50 persen dari tahun sebelumnya yakni sebesar 79,45 persen.

Kapasitas produksi terpasang tidak dapat dimanfaatkan sebanyak 145.800 m3 (2,22 persen ), disebabkan pembersihan instalasi pengolahan air. Belum ada upaya perusahaan untuk meningkatkan utilitas kapasitas produksi karena keterbatasan dana.

Kapasitas menganggur atau kapasitas produksi riil yang belum digunakan untuk produksi sebanyak 2.830.028 m3 (43,97 persen ), disebabkan karena keterbatasan jumlah dan jam pengoperasian pompa yang hanya 18 jam yang terbagi beberapa wilayah pelayanan,ujar Yustinus. (rom)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan