Religi

Yesus Mendaki Sebuah Bukit Untuk Berdoa

Renungan oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk – Ka SMPK Frateran Ndao – Ende,Sabtu (28/10/2023)

SEMANGAT PAGI, Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur? Jangan lupa untuk memberikan senyum, sapa, salam, sopan dan santun kepada sesama. Dan semoga hari mu indah dan menyenangkan. Jangan lupa untuk selalu bahagia! Pada hari ini gereja katolik sejagat merayakan Pesta Santo Simon dan Santo Yudas, Rasul. Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 6: 12 – 19, yakni tentang Yesus Memanggil Kedua Belas Rasul. Kisah Yesus memanggil kedua belas rasul Nya, terbilang unik. Mengapa? Karena biasanya, lebih khusus di Indonesia dalam proses pemilihan pejabat negara ada yang namanya fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan. Atau juga melalui proses seleksi administrasi, dll nya. Sedangkan Yesus yang adalah Pemimpin dalam memilih para pembantunya tidak melalui fit and proper test, tidak juga melalui proses seleksi administrasi, atau juga latarbelakang pendidikan atau mungkin jabatan sebelumnya. Namun, yang dilakukan oleh Yesus hanyalah dengan mendaki sebuah bukit untuk berdoa. Dia menyerahkan kepada rencana dan kehendak Allah. Dia menyertakan Bapa Nya dalam proses pemilihan para pembantuNya, yakni dari kalangan para murid Nya yang sebagian besar sebagai seorang nelayan. Jadi, modal Yesus hanyalah doa kepada Bapa Nya, dalam memilih dari para murid Nya untuk dijadikan sebagai rasul. Rasul itu artinya utusan Tuhan. Tugasnya pergi untuk mewartakan kabar baik atau Injil kepada segala makhluk. Tugas ini pun menjadi tugas kita juga sebagai murid, sekaligus rasul Yesus, yakni mewartakan kabar gembira atau kabar baik atau Injil, melalui kesaksian cara hidup, cara bersikap, cara berperilaku, cara bertutur kata dan cara bertindak kita yang mencerminkan bahwa kita adalah murid, sekaligus rasul Yesus yang telah hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Itu artinya bahasa atau kata kata mati dalam kitab suci menjadi hidup dalam diri kita, dengan demikian kita menjadi kitab suci yang hidup. Dan pesan Injil hari ini bagi kita adalah jika Yesus yang adalah Tuhan mendaki sebuah bukit untuk berdoa kepada Bapa Nya untuk sebuah peristiwa yang sangat penting, maka kita pun hendak Nya selalu berdoa kepada Tuhan, disaat kita menghadapi atau mengalami berbagai peristiwa penting dalam hidup kita. Di saat kita mengalami sesuatu yang dilematis, atau kebingungan, maka berdoa kepada Tuhan adalah jalan keluar terbaik. Tidak perlu kita mendaki sebuah bukit untuk berdoa, cukuplah kita masuk ke dalam kamar hati kita, untuk berdoa. Semoga demikian. Selamat Berakhir pekan šŸ™šŸ™

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan