125 Guru Tanpa Penempatan di Kabupaten Nagekeo Gugur Sebelum Bertanding
MBAY,GlobalFlores.com-Sebanyak 125 orang guru tanpa penempatan (TP) Prioritas 3 di Kabupaten Nagekeo,NTT,bernasib apes pasalnya mereka gagal terakomodir dalam proses seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) padahal dari Kemenpan RI di tahun 2023 telah memberikan kesempatan besar bagi para guru khususnya honorer untuk mengikuti seleksi PPPK.
125 orang guru tersebut diibaratkan orang yang gugur sebelum bertanding karena mereka gugur dalam proses seleksi sebelum mengikuti seleksi.
Informasi yang diterima dari para guru yang enggan ditulis namanya menyebutkan bahwa mereka merasa terjadi diskriminasi dari pemerintah kepada mereka para guru khususnya yang dari Prioritas 3.
Pasalnya pendaftaran P3K guru untuk formasi P1 dibuka dari tanggal 20 September sampai 3 Oktober 2023. Sementara untuk P3K Prioritas 3 dibuka hanya 2 jam pada tanggal 3 Oktober dari jam 22.30 hingga 00.59.
Kondisi demikian membuat para guru prioritas 3 menjadi kesulitan untuk melakukan pendaftaran karena terkendala jaringan yang tidak bagus sehingga diantaranya gagal melakukan pendaftaran.
Mereka tidak mengerti apa alasan pemerintah memberikan waktu pendaftaran yang mepet sehingga membuat mereka menjadi kesulitan melakukan pendaftaran.
Para guru sangat menyayangkan bahwa pada tahun 2023 banyak tersedia formasi namun demikian pada akhirnya hanya sebatas formasi karena para guru tetap saja tidak bisa mendaftar.
Sementara itu staf BK Diklat Kabupaten Nagekeo yang biasa mengurusi Non ASN yang diketahui bernama Shinta saat dikonfirmasi meminta terkait persoalan para guru yang gagal melakukan pendaftaran agar dikonfirmasi langsung ke Kepala BK Diklat Nagekeo.
“Selamat pagi bapak terkait hal tersebut bapak bisa langsung dengan bapak Kaban BK Diklat,”kata Shinta melalui pesan WA kepada media ini,Jumat (6/10/2023).
Kepala BK Diklat Kabupaten Nagekeo,Eusabius Ebo yang dikonfirmasi melalui pesan WA terkait hal yang sama enggan membalas tanpa ada alasan yang jelas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo, Venan Minggu yang dikonfirmasi tidak memberikan jawaban yang jelas namun hanya meminta agar dikonfirmasi ke BK Diklat.
“ Bisa komunikasi dengan BK Diklat Nagekeo,”tulis Venan saat dikonfirmasi terkait dengan nasib 125 orang guru P 3 yang gagal daftar.



