Hukrim

Parah,Ketua BPD Salah Satu Desa di Kabupaten Ende Setubuhi Anak Dibawah Umur Hingga Hamil

ENDE,GlobalFlores.com-MK (35) yang merupakan seorang Ketua BPD di salah satu desa di Kecamatan Kota Baru,Kabupaten Ende,menyetubuhi  seorang wanita sebut saja Mawar (16)  yang tergolong anak dibawah umur hingga korban hamil. Dan saat ini kehamilan korban telah memasuki usai 18 minggu.    

Dalam rilis yang diterima dari Humas Polres Ende,Senin (14/8/2023) menyebutkan adapun modus operandi yang dilakukan tersangka adalah tersangka merupakan tetangga desa dari korban.

Tersangka melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur dimana anak korban diajak oleh tersangka untuk tinggal dan membantu pekerjaan dirumahnya sekaligus menjaga anak tersangka yang masih kecil.

Peristiwa persetubuhan  dan pencabulan terjadi tersebut pada Kamis tanggal 06 April 2023, sekitar jam 18.00 Wita di rumah tersangka  di Dusun Detukou, Desa Tou Barat.

Kejadian berawal pada saat korban berada dalam kamar, lalu terlapor masuk kedalam kamar dan langsung memegang tangan kiri korban, lalu korban mengatakan bahwa “jangan, saya takut istrimu tahu”, namun  tersangka langsung meniduri korban.

Kejadian yang sama terjadi lagi  pada tanggal 10 Mei 2023 sekitar jam 12:00 wita dimana pada saat itu korban dalam perjalanan pulang dari acara kedukaan dan hendak pulang kerumah.

Kemudian korban bertemu dengan tersangka yang menggunakan Sepeda motor dijalan pulang, lalu tersangka mengajak korban untuk menumpang bersama menuju rumah korban, sesampainya dirumah korban tersangka  menutup pintu rumah dan kembali melakukan persetubuhan.

Dari kejadian tersebut korban saat ini dalam kondisi dengan usia kandungan 18 Minggu.

Atas tindakannya  tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan perpu pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang jo pasal 76D UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 64 ayat (1) KUHP atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan perpu pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang jo pasal 76E UU RI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara

Terhadap tersangka telah dilakukan penangkapan pada tanggal 13 Agustus 2023 pada pukul 10.30 oleh Tim buser Polres Ende yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim di Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende,Iptu Yance Kadiman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan