Regional

Bank NTT Serahkan Kredit Mikro Pola Kemitraan TJPS

ENDE,GlobalFlores.com-Bank NTT melalui Kepala Bank NTT Unit Maurole,Dorce Lawotan menyerahkan Kredit Mikro Merdeka Pola Kemitraan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) kepada kelompok tani holtikultura untuk Desa Tou Timur, Kecamatan Kotabaru dan Desa Mautenda Kecamatan Wewaria,Minggu (21/5/2023).

Pelaksanaan penyerahan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan panen sorgum dan penandaan hewan ternak di Desa Kotabaru, Kecamatan Kotabaru,Kabupaten Ende,Minggu (21/5/2023).

Kepada GlobalFlores.com,Dorce Lawotan menjelaskan pelaksanaan kredit tersebut untuk musim tanam  di Desa Tou Timur, Kecamatan Kotabaru.

Khusus untuk kelompok tani Tani Jaya dengan jumlah anggota 6 orang dan per orang Rp 10 juta dengan luas lahan sebesar 1 Hektar.

Dorce menjelaskan terkait penyerahan itu karena bank ada ada kasih pembiayaan ekosistem pertanian ( kredit mikro merdeka : merdeka dari bunga (0%), merdeka dari jaminan dan merdeka dari rentenir) untuk para petani jagung polanya kemitraan dengan dinas pertanian dan offtaker.

Sementara itu  di kesempatan yang sama Bank NTT yang diwakili oleh Kepala Bank NTT Unit Maurole, Dorce Lawotan menyerahkan bantuan Kredit Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KSPAM) kepada Desa Welamosa, Kecamatan Wewaria.

Gubernur NTT,Victor Bungtilu Laiskodat mengatakan bahwa sebagai bank daerah dan bank milik masyarakat Bank NTT siap membantu petani dengan memberikan bantuan modal maupun pemasaran.

Pemerintah siap bantu dan dukung, asalkan segala jenis bantuan dimanfaatkan secara baik, untuk modal usaha dan pemasaran kita bekerja sama dengan Bank NTT sebagai Bank Daerah, ini semua kita lakukan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat kita,”kata Gubernur Victor pada kegiatan panen sorgum dan penandaan hewan ternak di Desa Kotabaru, Kecamatan Kotabaru,Kabupaten Ende,Minggu (21/5/2023).

Gubernur Victor  menyampaikan bahwa pola kerja petani sudah harus menuju ke arah modern.

Dikatakan kebiasaan tanam  pangan maupun komoditi lain yang hanya menunggu musim terhadap satu jenis komoditi, perlu berubah dengan pemanfaatan beberapa jenis tanam komoditi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WhatsApp

Adblock Detected

Nonaktifkan Ad Blocker untuk melanjutkan